Museum Bahari

Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

Selasa, 05 Januari 2010

Cara Mencapai Museum Bahari


Museum Bahari dapat dicapai dengan kendaraan pribadi, taksi atau sarana transportasi umum. Museum ini terletak di Jalan Pasar Ikan Nomor 1. Lihat peta lokasi di bawah ini:






Mobil pribadi atau taksi

Dengan menempuh “Jalan Tol Pelabuhan” dan melalui pusat kota lama ‘Kota’, Anda dapat mencapai museum dengan mobil atau taksi. Kami menganjurkan Anda untuk menggunakan rute melalui jalan tol. Ini dimaksudkan untuk menghindari kemacetan lalu-lintas di daerah Kota.

“Jalan Tol Pelabuhan” dari arah SLIPI atau bandara Soekarno-Hatta:
Keluarlah di Sunda Kelapa.
Belok kiri di Jalan Gedung Panjang dan telusuri jalan ini sekitar 150 meter.
Putar balik.
Sesudah menempuh jarak 80 meter di Jalan Gedung Panjang, belok kiri di Jalan Pakin.
Setelah menempuh jarak 200–250 meter di Jalan Pakin (kanal berada di sebelah kanan Anda), Anda akan melihat Menara Tua Kantor Syahbandar.

“Jalan Tol Pelabuhan” dari arah Ancol atau Pelabuhan Tanjung Priok:
Keluarlah di Sunda Kelapa.
Belok kanan, di bawah jalan tol di Jalan Gedung Panjang.
Putar balik sesudah menempuh jarak sekitar 200 meter.
Setelah menempuh jarak 80 meter di Jalan Gedung Panjang, belok kiri di Jalan Pakin.
Sesudah menempuh jarak 200–250 meter di Jalan Pakin (kanal berada di sebelah kanan Anda), Anda akan melihat Menara Tua Kantor Syahbandar.

Dari arah pusat kota ‘Kota’ atau Monas:
Terus ke Jalan Gajah Mada dan telusuri jalan ini.
Anda akan melewati pusat perbelanjaan Mangga Besar di sebelah kanan Anda. Tetap tempuh jalan ini ke arah Stasiun Kota.
Setelah sampai di Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indonesia (dua gedung besar bersejarah) di sebelah kiri Anda, belok kiri dan seberangi jembatan di atas Kali Besar.
Langsung sesudah melewati jembatan ini belok kanan di Jalan Kali Besar Barat dan telusuri jalan ini.
Di persimpangan Kali Besar Timur 3, belok kanan dan langsung ke kiri di Jalan Cengkeh dan telusuri jalan ini di bawah jalan raya utama (Jalan Tol Pelabuhan).
Ketika Anda menelusuri jalan ini (perhatikan kondisi buruk jalan ini) Anda akan melihat Menara Tua Kantor Syahbandar di sebelah kanan Anda.

Karena kondisi jalan ini dan karena kemacetan lalu-lintas di daerah Kota, maka kami tidak merekomendasikan rute ini.


Sarana transportasi umum

Transjakarta

Dengan menggunakan sarana transportasi umum, Museum Bahari dapat dicapai dengan beberapa cara. Apabila Anda naik bus Transjakarta, keluarlah di Stasiun Kota. Dari Stasiun Kota ada beberapa pilihan: Mikrolet atau ‘minibus’ Kopami, bajaj atau ojek, sepeda ontel atau jalan kaki. Awas copet yang sering beraksi di sekitar Stasiun Kota. Jaga barang bawaan Anda.


Mikrolet atau ‘minibus’ Kopami

Di luar Stasiun Kota naik Mikrolet (berwarna biru muda) trayek nomor 15 atau ‘bus mini’ Kopami (berwarna biru tua) trayek nomor 2. Kedua sarana transportasi ini menempuh rute yang sama ke museum. Ketika Anda naik sarana angkutan ini (mikrolet) katakan pada sopir bahwa Anda mau pergi ke “Jalan Pasar Ikan”. Ongkosnya sekitar Rp 2.500,- per orang (wisatawan dan orang Indonesia). Mungkin ongkosnya masih dapat ditawar, tapi biasanya kira-kira sebesar itu. Kalau lalu-lintas macet, masa tempuhnya sekitar 10–15 menit; kalau lancar, sekitar 5–10 menit.

Kalau dengan Mikrolet: Selama perjalanan Anda akan melewati gedung bersejarah seperti Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indonesia di sebelah kiri Anda, dan jembatan di atas Kali Besar yang akan Anda seberangi dan membelok ke kanan. Melalui Jalan Cengkeh Anda akan menyeberangi “Jalan Tol Pelabuhan”. Sesudah kendaraan menelusuri “Jalan Tol Pelabuhan” perjalanan berlanjut sekitar 100–150 meter hingga Anda tiba di pertigaan di mana kendaraan Anda perlu keluar.

Di pertigaan ini Anda melihat Menara Tua Kantor Syahbandar. Di sini Mikrolet akan berbelok ke kanan dan meneruskan perjalanan melalui Jalan Krapu dan Jalan Lodan ke Ancol; Kopami akan belok kiri dan meneruskan perjalanan melalui Jalan Pakin ke arah Pluit.


Sepeda ontel

Ongkos membonceng sepeda “klasik peninggalan Belanda” sekitar Rp 5.000,- per orang. Ongkosnya mungkin masih bisa ditawar, tapi biasanya sebesar itu.

Kita dibonceng mulai dari Stasiun Kota selama 5 hingga 10 menit yang tergantung pada kemacetan lalu-lintas. Bila menggunakan pilihan ini Anda harus berhati-hati: pengendara sepeda ini bukanlah pemain terkuat di bidang jenis angkutan ini. Pada khususnya pengendara sepeda motor punya reputasi (yang meragukan) di Jakarta.


Jalan kaki

Jalan kaki mulai dari Taman Fatahillah (di Museum Sejarah Jakarta) atau Stasiun Kota tentunya gratis, kecuali bahwa Anda kehilangan 15 menit waktu yang berharga.

Anda melewati dua gedung bersejarah Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indonesia. Setelah sampai di Museum Bank Indonesia, belok kiri dan seberangi jembatan di atas Kali Besar. Sesudah ini belok kanan dan telusuri Jalan Kali Besar Barat dekat kali ini. Di persimpangan Jalan Kali Besar Timur 3 teruskan langkah ke Kali Besar Barat hingga ke bawah Jalan Tol Pelabuhan. Teruskan langkah sepanjang kali atau melalui jalan di dekatnya yakni Jalan Kakap. Di Jalan Kakap Anda akan melihat bangunan Galangan VOC, yang dulunya merupakan galangan perahu layar VOC. Di hadapan kanal Anda akan melihat Menara Tua Kantor Syahbandar.

2 komentar:

  1. Assalamualaikum wr wb

    Pak Jika kita kerjasama untuk program ramadhan untuk buka puasa bersama dengan para orang tidak mampu apakah bisa diadakan di aula? Tommy Dompet Dhuafa

    BalasHapus
  2. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    BalasHapus

Kontak